Thursday, 25 August 2016

MAKALAH PUBLIC RELATION



MAKALAH
PUBLIC RELATION
Description: C:\Users\anwar\Pictures\f.png

 
                                  NAMA : BADRUL ZAMAN
                                  KELAS: X AP1

                             
SMK NEGERI 1 PANDEGLANG TAHUN  PEMBELAJARAN 2015/2016







 KATA PENGANTAR
 Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkatrahmat-Nya hingga saat ini kita masih diberi umur dan kesehatan, terlebih penulis dapatmenyelesaikan makalah akhir ini dengan tepat lancar dan tepat waktu.Makalah
yang berjudul “Peran

Public Relations
dalam Menangani Krisis Kepercayaan
dan Menurunnya Citra Perusahaan” ini bertujuan untuk memenuhi tugas akhir mata
kuliah Menulis dan Berpikir Ilmiah, selain itu tulisan ini berguna untuk memberikaninformasi tentang
Public Relations
dan media pembelajaran bagi masyarakat dankhusunya bagi penulis.Dalam penulisan makalah ini, penulis mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Olehsebab itu, penulis megucapkan terimakasih kepada :
1.Dosen mata kuliah Menulis dan Berpikir Ilmiah DR. Ekawati S. Wahyuni, DR. Pudji Muljono, danRatri Virianita, S. sos, M.Si, Martua Sihaloho, SP. Msi yang telah memberikan pelajaran danbimbingan.
2.Asisten dosen Menulis dan Berpikir Ilmiah Mahmudi Siwi SP yang telah memberikan dukungan danbimbingan.
3.Orang tua dan keluarga yang telah mendukung secara moril maupun materil.4.
 Teman-teman Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat.Penulis menyadari sepenuhnya bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karenaitu, penulis mengharapkan saran dan kritik untuk memperbaiki kekurangan itu. Semoga makalahini dapat bermanfaat bagi kita semua khususnya bagi penulis


 
                                                        









    BAB 1
               PENDAHULUAN

I. 1 Latar Belakang
 Kepercayaan dan citra yang baik di mata masyarakat merupakan salah satu yang
terpenting bagi eksistensi sebuah perusahaan. “ Pada era persaingan sekarang ini, bukan publik yang membutuhkan perusahaan, tetapi perusahaan yang butuh publik “
(Ardianto, 2004: 3)[1].Apabila kepercayaan dan citra perusahaan rusak di mata masyarakat, maka perusahaan tersebut harus bersiap-siap untuk menghadapi krisis.Suatu perusahaan yang mengalami permasalahan sudah dianggap selesai secara hukum, justru akan berdampak negative dan akan terus berkepanjangan, serta tingkatkepercayaan atau citra masyarakat menjadi turun secara tajam.Sehubungan dengan masalah di atas, orang yang mempunyai peranan penting untuk mengembalikan citra perusahaan yang baik adalah seorang
Public Relations
(PR) atau
Humas. “ Seorang PR tidak hanya harus mempunyai

technical skill
dan
managerialskill
dalam keadaan normal, tapi PR juga harus memiliki kemampuan dalammengantisipasi, menghadapi atau menangani suatu krisis kepercayaan
(crisis of trust)
dan penurunan citra
(lost of image)

yang terjadi “ (Ruslan, 2006: 247)
[2]. Selanjutnya merupakan tantangan berat adalah pemulihan citra positif 
(recovery of image)
masyarakat terhadap kepercayaan perusahaan.
I. 2 Perumusan Masalah
 * Apa peran dari seorang PR dalam menangani krisis kepercayaan dan citra negatif perusahaan?* Apa tujuan PR secara universal?* Bagaimana metode PR untuk memulihkan krisis kepercayaan dan citra negatif perusahaan?
I. 3 Tujuan dan Manfaat
 Tujuan dari penelitian ini adalah :
1.Mengetahui kemampuan praktisi PR dalam melaksanakan fungsi dan perannya.
2.Mengetahui kemampuan praktisi PR secara professional dalam menangani krisiskepercayaan dan citra negatif.

                                             BAB PEMBAHASAN

II.1 Pengertian
Public Relations
(PR)

“ PublicRelatios (PR) adalah sebagai jembatan antara perusahaan atau organisasidengan publiknya, terutama tercapainya
mutual understanding
(saling pengertian)
antara perusahaan dengan publiknya “ (Ardianto,2004: 3)
[3].Pengertian lain dariPR adalah fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubunganbaik dan bermanfaat antar organisasi dengan publik yang mempengaruhikesuksesan atau kegagalan organisasi tersebut. Jadi, PR itu merupakan kedudukandalam suatu perusahaan atau organisasi sebagai penghubung antar perusahaan atauorganisasi dengan publiknya (Cutlip, 2000: 6)[4]. 
II.2 Pentingnya
 Public Relations
          Sebuah survei yang diadakan oleh American Advertising Federation(AFF) tentang 1.800 eksekutif bisnis. Para eksekutif diberi pertanyaan departemenmana yang paling penting bagi keberhasilan perusahaan mereka. Hasil tersebutmenunjukkan bahwa PR menduduki tingkat tiga teratas setelah pengembanganproduk dan perencanaan strategis, kemudian disusul oleh periklanan, penelitiandan pengembangan (Litbang), dan hukum. Hal ini dapat dilihat dari tabel :
 
Tabel diatas mengutkan bahwa PR menjadi kegiatan yang sangatpenting saat ini. Dalam konsep marketing kuno dikenalkan dengan 4P (product, price, place, dan promotion), tetapi dewasa ini 4P sudah banyak ditinggalkanorang, tetapi saat ini diperkenalkan dengan 6P. Dua yang lain adalah  power  dan public relatios
  Public Relations
dan Penanganan Krisis Kepercayaan Serta Turunnya CitraPerusahaan
Citra merupakan hal yang terpenting dari suatu perusahaan. Citra ini dengansengaja diciptakan agar memberikan nilai positif. Nilai positif sangat diperlukanbagi sebuah perusahaan untuk mendapatkan kepercayaan dari publik agareksistesnsi dari perusahaan dapat terus berlanjut. Saat terjadi krisis kepercayaandan menurunnya citra perusahaan, peran PR sangat dibutuhkan oleh perusahaan.Untuk lebih jelas mengetahui peran PR dalam menangani krisis kepercayaan danmenurunnya citra perusahaan ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu :


II. 4 .1 Persyaratan Menjadi
Public Relations

 Terdapat persyaratan mendasar yang harus dimiliki seseorang yang ingin menjalankanfungsi PR, diantaranya yaitu :
1.Ability to communicate 
(kemampuan berkomunikasi)Kemampuan berkomunikasi bagi seorang PR dalam bentuk lisan dan tulisan,
yakni seorang PR harus mampu berbicara di depan umum, seperti dapatmelakukan presentasi, mampu mewawancarai dalam upaya pengumpulan faktadan data, dan dapat diwawancarai oleh pers atau wartawan sebagai sumberberita. Dalam komunikasi tulisan harus mampu membuat
Press Release
, menulislaporan, membuat naskah pidato untuk manajemen, menulis konsep iklanlayanan masyarakat, menulis brosur atau selebaran, dan bentuk komunikasitulisan lainnya.
2.Ability to organize 
(kemampuan manajerial atau kepemimpinan)Kemampuan manajerial atau kepemimpinan seorang PR dapat diartikan sebagai kemampuan mengantisipasi masalah dalam dan luar perusahaan, termasuk kemampuan untukmenyusun rencana kegiatan dan melaksanakannya.3.

Ability to get on with people 
(kemampuan bergaul atau membina relasi)Kemampuan bergaul atau membina relasi artinya harus mampu berhubungan dengandan bekerjasama dengan berbagai macam orang, dan mampu menjaga komunikasi yang baikdengan orang-orang yang berbeda atau sama tingkatannya.

 













BAB III
                  PENUTUP
 III. 1 Kesimpulan
Public Relations
sangat besar dalam penanganan krisis kepercayaandan penurunan citra perusahaan. PR ini mempunyai tujuan universal yaitu menciptakan
public understanding
,  public confidence
, public support 
, publiccoorperation
. Selain itu PR mempunyai fungsi mengetahui secara pasti danmengevaluasi pendapat umum yang berkaitan dengan perusahaannya, menasehatipara eksekutif mengenai cara-cara menangani pendapat umum yang timbul,menggunakan komunikasi untuk mempengaruhi pendapat umum.Dalam peranannya, PR ini mempunyai metode untuk menangani krisis kepercayaan dan menurunnya citra. Metode ini terdiri dari beberapa tahap yaitu penelitian (
research), perencanaan (planning), pelaksanaan (action), dan penilaian(evaluation).
Daftar Pustaka
  Kriyanto,Rachmat.2008 Public Relations Writing.Jakarta: PT Fajar Interpratama Offset
 


        

No comments:

Post a Comment