|
LAPORAN HASIL OBSERVASI STUDY BANDING
|
CANDI
BOROBUDUR
INDUSTRI
BATIK
INDUSTRI
PERAK
Tugas ini
saya buat untuk memenuhi mata pelajaran
produktif yang ditugaskan oleh Ibu Mulawati
Jurusan /
Kelas : Pemasaran / XI P-1
Disusun Oleh
:
Ali Rahman
Rafi
Joharudin
Yadi Ahmad
Munkarim
Eminayati
Magfiroh
SEKOLAH
MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 PANDEGLANG
TAHUN
PELAJARAN 2015
|
LAPORAN HASIL OBSERVASI STUDY BANDING
|
CANDI
BOROBUDUR
INDUSTRI
BATIK
INDUSTRI
PERAK
Tugas ini
saya buat untuk memenuhi mata pelajaran
produktif yang ditugaskan oleh Bapak
Dwi Sulistijanto
Jurusan /
Kelas : Pemasaran / XI P-1
Disusun Oleh
:
Magfiroh
SEKOLAH
MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 PANDEGLANG
TAHUN
PELAJARAN 2015
CANDI
BOROBUDUR
Denah Candi
Borobudur
Candi Borobudur merupakan salah satu tujuan study banding kami
anak XI- Pemasaran, pertama-tama saya dan teman-teman yang lainnya mulai mendengarkan dan mewawancarai salah
satu narasumber dari pihak lokasi Candi Borobudur tersebut.
Tempat
Menggunakan Sarung
Sebelum memasuki lokasi Candi Borobudur, kami disarankan terlebihdahulu
untuk menggunakan sarung. Penggunaan untuk wanita ikatan ujung samping atas
berada di kiri sedangkan untuk pria ikatan ujung samping atas berada di kanan.
J Observasi Candi Borobudur 1
Lokasi Candi
Borobudur
Tiba memasuki lokasi Candi Borobudur, disini kami diberikan
gambaran dan wawasan mengenai Candi Borobudur. Candi Borobudur didirikan diatas
sebuah bukit pada ketinggian 265,40 m diatas permukaan laut atau berada ± 15 m
diatas dataran sekitarnya.
Candi Borobudur
Tampak dari Jauh
Candi Borobudur yang megah ,tampak dari jauh. Terletak di Desa
Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah, ±41
km dari Yogyakarta. Arti Candi Borobudur secara filosofis adalahlambang dari
alam semesta atau dunia cosmos. Candi
Borobudur berfungsi sebagai penyimpanan relik,tempat sembahyang umat
Budha,lambang suci umat Budha,tanda peringatan dan penghormatan sang Budha.
J Observasi Candi Borobudur 2
Mulai Memperdalam
Wawasan Tentang Candi Borobudur
Disini diperkenalkan lebih rinci denah wilayah sekitar Candi Borobudur. Dari
sisi Timur kami memasuki halaman Candi Borobudur. Kaki asli Candi Borobudur dan
relief Karmawibhangga dapat dilihat disudut Tenggara. Naik ke Candi melalui
tangga sisi Timur dan berjalan searah jarum jam pada setiap lorong Candi. Turun
kembali kehalaman Candi melalui tangga Selatan-Barat-Utara. Keluar dari halaman
Candi melalui pintu sebelah Utara.
Susunan
Bangunan
Bangunan Candi Borobudur berbentuk Limas berundak dan
apabiladilihat dari atas merupakan suatu bujur sangkar. Tidak ada ruang dimana
orang bias masuk,melainkan hanya bisa naik sampai terasnya. Secara keseluruhan
bangunan Candi Borobudur terdiri dari 10 tingkat atau lantai yang masing-masing
tingkat mempunyai maksud tersendiri. Bangunan Candi dibagi dalam 3 bagian yang
terdiri dari kaki atau bagian bawah (kamadhatu),tubuh atau bagian
pusat(rupadhatu),dan puncak(arupadhatu).
J Observasi Candi Borobudur 3
Kamadhatu ( alam
bawah/dunia nafsu)
Deretan reliefini tidak tampak seluruhnya karena tertutup oleh
dasar Candi yang lebar. Hanya disisi tenggara tampak relief yang terbuka bagi
pengunjung.
Rupadhatu
(tubuh atau bagian pusat)
Bagian ini terdapat pada tingkat 1-5 yang berbentuk bujur sangkar.
J Observasi Candi Borobudur 4
Arupadhatu
(alam atas)
Uraian bangunan : Lebar dasar Candi Borobudur(123 m, Lebar=panjang
karena bujur sangkar), Tinggi bangunan (35,4 m setelah restorasi 42 m sebelum restorasi), jumlah batu(55000
m3), Jumlah stupa (1 stupa induk, 72 stupa berterawang), stupa induk bergaris
tengah(9.9 m),tinggi stupa induk sampai bagian bawah ( 7 m), jumlah bidang
relief (1.460 bidang ), jumlah patung Budha (504 buah), tinggi patung Budha
(1,5 m).
Patung Budha
Patung Budha di Candi Borobudur berjumlah 504 buah yang di
tempatkan di relung-relung yang tersusun berjajar pada sisi pagar langkan dan
pada teras bundar.
J Observasi Candi Borobudur 5
INDUSTRI
BATIK
Sejarah
Perusahaan
Berdiri tahun 1994
Lokasi Jl.Mangkuyudan 45 Yogyakarta
Jenis usaha : Toko Batik dan Produksi Batik
Penjualan : a. Dalam
Negeri
b.
Exsport ( Belanda, Italia, Jepang dan Amerika dll )
Menerima
Pesanan Sekolah
Menerima pesanan untuk sekolah dengan diberikan contoh gambarnya
seperti yang ada di atas.
J Observasi
Industri Batik 6
Alat-alat
yang di gunakan
1. Kain Katun
2. Cetakan
motif
3. Bangku untuk
duduk pembuat batik
J Observasi
Industri Batik 7
4. Kompor dan
wajan kecil
5. Canting
6. Koran
J Observasi
Industri Batik 8
7. Toples dan
bak(ember)
8. Mesin jahit
Bahan Yang
Digunakan Dalam Membuat Batik
1. Lilin Malam
J Observasi
Industri Batik 9
2. Pewarna
3. Katun
(prima,primisima,voilisima)
Sutra
Rayon
Sistem
Produksi
a. Dikerjakan
di Workshop Luwes Putra (terutama untuk desain,pembuatan pola dan produk baru)
b. Home Base
Dikerjakan oleh ibu rumah tangga binaan Luwes
Putra dirumah masing-masing dengan tujuan : Membantu ibu rumah tangga agar
lebih berperan meningkatkan ekonomi keluarga dengan tetap dapat menjalankan
peranannya sebagai ibu rumah tangga (mengasuh anak dan memasak dll)
Pewarna
Batik Dengan Zat Warna Indigosol
·
IRRD Untuk coklat
·
IB Untuk Hijau
·
O4B Untuk Biru
·
1GK Untuk Kuning
·
ROS Untuk Merah muda (pink)
·
NITRIT Untuk Menimbulkan warna
·
HCL Untuk Membuat warna tidak pudar
Komposisi
Campuran Dan Persiapan Zat Warna Indigsol
·
Air Mendidih± 3 liter
·
5 gr pewarna
·
½ ons Nitrit
·
½ botol HCL/asam .
J
Observasi Industri Batik 10
Dengan cara : Larutkan 5 gr obat kedalam air mendidih, lalu
siapkan ±15 liter air kedalam ember dengan dicampuri Nitrin dan HCL .
Cara
Pewarnaan Batik Dengan Zat Warna Indigosol
·
Kain yang akan diwarna dibasahi dengan air
Tro supaya zat warna batik mudah meresap kedalam serat kain
·
Kain di celupkan kedalam bak yang berisi zat
pewarna lalu di angin-anginkan dibawah sinar matahari sampai kain lembab.
·
Celupkan kain yang sudah diwarna dan lembab
kedalam bak yang berisi campuran asam dan nitrin
·
Kain dilorod/ direbus untuk menghilangkan
lilin/ malam yang menempel pada kain
Proses Batik
Menggunakan Cap motif
1. Potong kain
sesuai yang di inginkan lalu rebus untuk menghilangkan kanji lalu jemur dan
setelah kering setrika
2. Kain siap
dipola
3. Lalu dicap
sesuai motif yang di inginkan
4. Lalu proses
pewarnaan pertama
5. Setelah
kering bagian tertentu ditutup dengan menggunakan canting dan malam
6. Proses
terakhir pelorodan malam lilin dengan cara direbus
7. FINISHING
J Observasi Industri Batik 11
8.
Proses Batik
Menggunakan Lukisan/Tulisan
1. Potong kain
sesuai yang di inginkan lalu rebus untuk menghilangkan kanji lalu jemur dan
setelah kering setrika
2. Kain di mal(DRAFTING)
diatas gambar dengan pensil
3. Lalu proses
pembatikan dengan menggunakan canting dan lilin malam
4. Kemudian
proses pewarnaan dengan cara dicolet menggunakan kuas
5. Proses
terakhir pelorodan malam lilin dengan cara direbus
6. FINISHING
Produk Utama
1. Pakaian
Seragam kantor,sekolah
Kemeja (kemeja pendek, panjang, baju muslim)
Aneka busana wanita
2. Kain
panjang, sarung dan scarf
3. Perlengkapan
rumah tangga(Sarung bantal, taplak meja,sprei,bed cover)
Batik merupakan kekayaan dan kemewahan dari
masyarakat Jawa yang berusia sangat panjang dalam sejarah. Karya cipta batik
yang penuh lambang tampil dalam batasan ruang dua dimensi yang akhirnya diulang
secara sempurna dalam geometri, kasat mata dalam selembar jarit yang mempesona
dan menawan juga dapat menambah kesan elegan.
Lebih Rinci
Tentang Perusahaan
·
Batik tulis lebih sulit dibuat,butuh proses
lama dan harganyapun lebih mahal dibandingkan batik cap
·
Batik cap lebih mudah dibuat,proses sebentar
dan harganyapun relative murah
·
Di Industri ini memilki 9 karyawan
·
Pakaian batik, perusahaannya menjahit
sendiri, satu cabang tapi beda lokasi tempat penjahitannya
·
Setiap hasil pembuatan langsung di tata di
etlase atau patung-patung,jadi tidak ada penyetokan
Perjuangan perusahaan ini dalam meyakinkan
dan mempromosikan batik kepada anak muda/ anak zaman modern, bahwa batik itu
bukan hanya sekedar pakaian orang tua,tapi kalangan pemuda dan kalangan pemudi
juga bisa menggunakannya dan sangat indah dipandang.
J
Observasi Industri Batik 12
·
Ciri khas dari Industri ini yaitu ada Batik
Capung yang laku di pasara/pameran
·
Industri ini tidak memiliki cabang
perdagangan, hanya ada disatu lokasi yaitu disini tempat kami observasi, dan
hanya Bosnya yang sering turun lagsung jika ada sebuah acara pameran.
Daerah
Penghasil Batik Di Indonesia
Yogyakarta
Solo
Pekalongan
Cirebon
Madura
J
Observasi Industri Batik 13
INDUSTRI
PERAK
HS.SILVER salah satu industry perak di Indonesia, yang didirikan
pada tanggal 23 Oktober 1953. Yang bertempat di Jl. Modorakan No.1 Kota Gede
Yogyakarta, Perusahaan ini buka pukul 08:00-17:30 . Ciri khas dari Perusahaan
ini yaitu menghasilkan banyak aksesoris yang berbentuk perahu berlayar.
Penjualan disini harga maksimalnya Rp.
250.000 dan Minimalnya Rp. 100.000. Karyawan disini berjumlah ±50 orang. Disini
selain penjualan dan industry juga menyediakan Keagenan yang berada di Lantai
2. Pembuatan perak ini dicampur tembaga dan kuningan agar dapat dibentuk dan
tidak dapat menggunakan perak murni 100% jadi harus ada bahan tambahannya.
Bahan Yang
Digunakan
1. Perak
2. Tembaga
J
Observasi Industri Perak 14
3.
4.
5.
6.
7.
8.
J
Observasi Industri Perak 15
Alat-alat
yang Digunakan
1. Mesin
2. Pisau
3. Alat
pengukur
4. Jarum
5. Gunting
6. Mangkuk
7. Keramik
8. Wajan Kecil
dan Besar
9. Kompor dan
alat pembakar
10. Tang
11. Obeng
12. Penggaris
13. Palu
14. Lem
Proses
Pembuatan Asesoris Perak
1.
J
Observasi Industri Perak 16
2.
3.
4.
5.
6.
7.
J
Observasi Industri Perak 17
8.
9.
10.
11.
12.
J
Observasi Industri Perak 18
13.
14.
15.
16.
17.
18.
J
Observasi Industri Perak 19
19.
20.
21.
22.
23.
J
Observasi Industri Perak 20
Keterangan Proses Produksi
1. Pengawatan (
penggulungan seperti kawat)
2. Pengepresan
3. Kawat kecil
pilin (dua dijadikan satu) benang perak
4. Inten
(butiran kecil)
5. Solder
6. Rebus dan
bakar 4X
7. Pencucian
pake buah Cera
8. Pembersihan
(Jika pesanan ingin warnanya hitam)
J
Observasi Industri Perak 21
DAFTAR ISI
Caver
Daftar isi
Candi
Borobudur
Industri
Batik
Industri
Perak
|
LAPORAN HASIL OBSERVASI STUDY BANDING
|
CANDI
BOROBUDUR
INDUSTRI
BATIK
INDUSTRI
PERAK
Tugas ini
saya buat untuk memenuhi mata pelajaran
produktif yang ditugaskan oleh Bapak
Dwi Sulistijanto
Jurusan /
Kelas : Pemasaran / XI P-1
Disusun Oleh
:
Eminayati
SEKOLAH
MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 PANDEGLANG
TAHUN
PELAJARAN 2015
|
LAPORAN HASIL OBSERVASI STUDY BANDING
|
CANDI
BOROBUDUR
INDUSTRI
BATIK
INDUSTRI
PERAK
Tugas ini
saya buat untuk memenuhi mata pelajaran
produktif yang ditugaskan oleh Bapak
Dwi Sulistijanto
Jurusan /
Kelas : Pemasaran / XI P-1
Disusun Oleh
:
Moh.Rafi
Joharudin
SEKOLAH
MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 PANDEGLANG
TAHUN
PELAJARAN 2015
|
LAPORAN HASIL OBSERVASI STUDY BANDING
|
CANDI
BOROBUDUR
INDUSTRI
BATIK
INDUSTRI
PERAK
Tugas ini
saya buat untuk memenuhi mata pelajaran
produktif yang ditugaskan oleh Bapak
Dwi Sulistijanto
Jurusan /
Kelas : Pemasaran / XI P-1
Disusun Oleh
:
Ali Rahman
SEKOLAH
MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 PANDEGLANG
TAHUN
PELAJARAN 2015
|
LAPORAN HASIL OBSERVASI STUDY BANDING
|
CANDI
BOROBUDUR
INDUSTRI
BATIK
INDUSTRI
PERAK
Tugas ini
saya buat untuk memenuhi mata pelajaran
produktif yang ditugaskan oleh Bapak
Dwi Sulistijanto
Jurusan /
Kelas : Pemasaran / XI P-1
Disusun Oleh
:
Yadi Ahmad
Munkarim
SEKOLAH
MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 PANDEGLANG
TAHUN
PELAJARAN 2015
No comments:
Post a Comment