Thursday, 25 August 2016

LAPORAN HASIL OBSERVASI STUDY BANDING



LAPORAN HASIL OBSERVASI STUDY BANDING
 




CANDI BOROBUDUR
INDUSTRI BATIK
INDUSTRI PERAK
Tugas ini saya buat untuk memenuhi mata pelajaran produktif yang ditugaskan oleh Ibu Mulawati
Jurusan / Kelas           : Pemasaran / XI P-1
Disusun Oleh :
 Ali Rahman
Rafi Joharudin
Yadi Ahmad Munkarim
Eminayati
Magfiroh


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 PANDEGLANG
TAHUN PELAJARAN 2015

LAPORAN HASIL OBSERVASI STUDY BANDING
 




CANDI BOROBUDUR
INDUSTRI BATIK
INDUSTRI PERAK
Tugas ini saya buat untuk memenuhi mata pelajaran produktif yang ditugaskan oleh Bapak Dwi Sulistijanto
Jurusan / Kelas           : Pemasaran / XI P-1
Disusun Oleh :
Magfiroh





SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 PANDEGLANG
TAHUN PELAJARAN 2015
CANDI BOROBUDUR
Denah Candi Borobudur
Candi Borobudur merupakan salah satu tujuan study banding kami anak XI- Pemasaran, pertama-tama saya dan teman-teman yang lainnya  mulai mendengarkan dan mewawancarai salah satu narasumber dari pihak lokasi Candi Borobudur tersebut.
Tempat Menggunakan Sarung
Sebelum memasuki lokasi Candi Borobudur, kami disarankan terlebihdahulu untuk menggunakan sarung. Penggunaan untuk wanita ikatan ujung samping atas berada di kiri sedangkan untuk pria ikatan ujung samping atas berada di kanan.


J Observasi Candi Borobudur 1
Lokasi Candi Borobudur
Tiba memasuki lokasi Candi Borobudur, disini kami diberikan gambaran dan wawasan mengenai Candi Borobudur. Candi Borobudur didirikan diatas sebuah bukit pada ketinggian 265,40 m diatas permukaan laut atau berada ± 15 m diatas dataran sekitarnya.
Candi Borobudur Tampak dari Jauh
Candi Borobudur yang megah ,tampak dari jauh. Terletak di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah, ±41 km dari Yogyakarta. Arti Candi Borobudur secara filosofis adalahlambang dari alam semesta atau dunia cosmos. Candi Borobudur berfungsi sebagai penyimpanan relik,tempat sembahyang umat Budha,lambang suci umat Budha,tanda peringatan dan penghormatan sang Budha.


J Observasi Candi Borobudur 2
Mulai Memperdalam Wawasan Tentang Candi Borobudur
Disini diperkenalkan lebih rinci  denah wilayah sekitar Candi Borobudur. Dari sisi Timur kami memasuki halaman Candi Borobudur. Kaki asli Candi Borobudur dan relief Karmawibhangga dapat dilihat disudut Tenggara. Naik ke Candi melalui tangga sisi Timur dan berjalan searah jarum jam pada setiap lorong Candi. Turun kembali kehalaman Candi melalui tangga Selatan-Barat-Utara. Keluar dari halaman Candi melalui pintu sebelah Utara.
Susunan Bangunan
Bangunan Candi Borobudur berbentuk Limas berundak dan apabiladilihat dari atas merupakan suatu bujur sangkar. Tidak ada ruang dimana orang bias masuk,melainkan hanya bisa naik sampai terasnya. Secara keseluruhan bangunan Candi Borobudur terdiri dari 10 tingkat atau lantai yang masing-masing tingkat mempunyai maksud tersendiri. Bangunan Candi dibagi dalam 3 bagian yang terdiri dari kaki atau bagian bawah (kamadhatu),tubuh atau bagian pusat(rupadhatu),dan puncak(arupadhatu).
 J Observasi Candi Borobudur 3
Kamadhatu ( alam bawah/dunia nafsu)
Deretan reliefini tidak tampak seluruhnya karena tertutup oleh dasar Candi yang lebar. Hanya disisi tenggara tampak relief yang terbuka bagi pengunjung.
Rupadhatu (tubuh atau bagian pusat)
Bagian ini terdapat pada tingkat 1-5 yang berbentuk bujur sangkar.





J Observasi Candi Borobudur 4
Arupadhatu (alam atas)
Uraian bangunan : Lebar dasar Candi Borobudur(123 m, Lebar=panjang karena bujur sangkar), Tinggi bangunan (35,4 m setelah restorasi  42 m sebelum restorasi), jumlah batu(55000 m3), Jumlah stupa (1 stupa induk, 72 stupa berterawang), stupa induk bergaris tengah(9.9 m),tinggi stupa induk sampai bagian bawah ( 7 m), jumlah bidang relief (1.460 bidang ), jumlah patung Budha (504 buah), tinggi patung Budha (1,5 m).
Patung Budha
Patung Budha di Candi Borobudur berjumlah 504 buah yang di tempatkan di relung-relung yang tersusun berjajar pada sisi pagar langkan dan pada teras bundar.


 J Observasi Candi Borobudur 5
INDUSTRI BATIK
Sejarah Perusahaan
Berdiri tahun 1994
Lokasi Jl.Mangkuyudan 45 Yogyakarta
Jenis usaha : Toko Batik dan Produksi Batik
Penjualan :      a. Dalam Negeri
                        b. Exsport ( Belanda, Italia, Jepang dan Amerika dll )
Menerima Pesanan Sekolah
Menerima pesanan untuk sekolah dengan diberikan contoh gambarnya seperti yang ada di atas.
J Observasi Industri Batik 6
Alat-alat yang di gunakan
1.      Kain Katun
2.      Cetakan motif
3.      Bangku untuk duduk pembuat batik
 





J Observasi Industri Batik 7
4.      Kompor dan wajan kecil
5.      Canting
6.      Koran





J Observasi Industri Batik 8
7.      Toples dan bak(ember)
8.      Mesin jahit

Bahan Yang Digunakan Dalam Membuat Batik
1.      Lilin Malam



J Observasi Industri Batik 9
2.      Pewarna
3.      Katun (prima,primisima,voilisima)
Sutra
Rayon
Sistem Produksi
a.      Dikerjakan di Workshop Luwes Putra (terutama untuk desain,pembuatan pola dan produk baru)
b.      Home Base
Dikerjakan oleh ibu rumah tangga binaan Luwes Putra dirumah masing-masing dengan tujuan : Membantu ibu rumah tangga agar lebih berperan meningkatkan ekonomi keluarga dengan tetap dapat menjalankan peranannya sebagai ibu rumah tangga (mengasuh anak dan memasak dll)
Pewarna Batik Dengan Zat Warna Indigosol
·         IRRD Untuk coklat
·         IB Untuk Hijau
·         O4B Untuk Biru
·         1GK Untuk Kuning
·         ROS Untuk Merah muda (pink)
·         NITRIT Untuk Menimbulkan warna
·         HCL Untuk Membuat warna tidak pudar
Komposisi Campuran Dan Persiapan Zat Warna Indigsol
·         Air Mendidih± 3 liter
·         5 gr pewarna
·         ½ ons Nitrit
·         ½ botol HCL/asam .

J Observasi Industri Batik 10
Dengan cara : Larutkan 5 gr obat kedalam air mendidih, lalu siapkan ±15 liter air kedalam ember dengan dicampuri Nitrin dan HCL .
Cara Pewarnaan Batik Dengan Zat Warna Indigosol
·         Kain yang akan diwarna dibasahi dengan air Tro supaya zat warna batik mudah meresap kedalam serat kain
·         Kain di celupkan kedalam bak yang berisi zat pewarna lalu di angin-anginkan dibawah sinar matahari sampai kain lembab.
·         Celupkan kain yang sudah diwarna dan lembab kedalam bak yang berisi campuran asam dan nitrin
·         Kain dilorod/ direbus untuk menghilangkan lilin/ malam yang menempel pada kain
Proses Batik Menggunakan Cap motif
1.      Potong kain sesuai yang di inginkan lalu rebus untuk menghilangkan kanji lalu jemur dan setelah kering setrika
2.      Kain siap dipola
3.      Lalu dicap sesuai motif yang di inginkan
4.      Lalu proses pewarnaan pertama
5.      Setelah kering bagian tertentu ditutup dengan menggunakan canting dan malam
6.      Proses terakhir pelorodan malam lilin dengan cara direbus
7.      FINISHING
 J Observasi Industri Batik 11
8.       
Proses Batik Menggunakan Lukisan/Tulisan
1.      Potong kain sesuai yang di inginkan lalu rebus untuk menghilangkan kanji lalu jemur dan setelah kering setrika
2.      Kain di mal(DRAFTING) diatas gambar dengan pensil
3.      Lalu proses pembatikan dengan menggunakan canting dan lilin malam
4.      Kemudian proses pewarnaan dengan cara dicolet menggunakan kuas
5.      Proses terakhir pelorodan malam lilin dengan cara direbus
6.      FINISHING
Produk Utama
1.      Pakaian
Seragam kantor,sekolah
Kemeja (kemeja pendek, panjang, baju muslim)
Aneka busana wanita
2.      Kain panjang, sarung dan scarf
3.      Perlengkapan rumah tangga(Sarung bantal, taplak meja,sprei,bed cover)
Batik merupakan kekayaan dan kemewahan dari masyarakat Jawa yang berusia sangat panjang dalam sejarah. Karya cipta batik yang penuh lambang tampil dalam batasan ruang dua dimensi yang akhirnya diulang secara sempurna dalam geometri, kasat mata dalam selembar jarit yang mempesona dan menawan juga dapat menambah kesan elegan.
Lebih Rinci Tentang Perusahaan
·         Batik tulis lebih sulit dibuat,butuh proses lama dan harganyapun lebih mahal dibandingkan batik cap
·         Batik cap lebih mudah dibuat,proses sebentar dan harganyapun relative murah
·         Di Industri ini memilki 9 karyawan
·         Pakaian batik, perusahaannya menjahit sendiri, satu cabang tapi beda lokasi tempat penjahitannya
·         Setiap hasil pembuatan langsung di tata di etlase atau patung-patung,jadi tidak ada penyetokan
Perjuangan perusahaan ini dalam meyakinkan dan mempromosikan batik kepada anak muda/ anak zaman modern, bahwa batik itu bukan hanya sekedar pakaian orang tua,tapi kalangan pemuda dan kalangan pemudi juga bisa menggunakannya dan sangat indah dipandang.
 J Observasi Industri Batik 12
·         Ciri khas dari Industri ini yaitu ada Batik Capung yang laku di pasara/pameran
·         Industri ini tidak memiliki cabang perdagangan, hanya ada disatu lokasi yaitu disini tempat kami observasi, dan hanya Bosnya yang sering turun lagsung jika ada sebuah acara pameran.
Daerah Penghasil Batik Di Indonesia
Yogyakarta
Solo
Pekalongan
Cirebon
Madura
































J Observasi Industri Batik 13
INDUSTRI PERAK
HS.SILVER salah satu industry perak di Indonesia, yang didirikan pada tanggal 23 Oktober 1953. Yang bertempat di Jl. Modorakan No.1 Kota Gede Yogyakarta, Perusahaan ini buka pukul 08:00-17:30 . Ciri khas dari Perusahaan ini yaitu menghasilkan banyak aksesoris yang berbentuk perahu berlayar. Penjualan disini harga maksimalnya  Rp. 250.000 dan Minimalnya Rp. 100.000. Karyawan disini berjumlah ±50 orang. Disini selain penjualan dan industry juga menyediakan Keagenan yang berada di Lantai 2. Pembuatan perak ini dicampur tembaga dan kuningan agar dapat dibentuk dan tidak dapat menggunakan perak murni 100% jadi harus ada bahan tambahannya.











Bahan Yang Digunakan
1.      Perak
2.      Tembaga





J Observasi Industri Perak 14
3.     
4.     
5.     
6.     
7.     
8.     
J Observasi Industri Perak 15
Alat-alat yang Digunakan
1.      Mesin
2.      Pisau
3.      Alat pengukur
4.      Jarum
5.      Gunting
6.      Mangkuk
7.      Keramik
8.      Wajan Kecil dan Besar
9.      Kompor dan alat pembakar
10.  Tang
11.  Obeng
12.  Penggaris
13.  Palu
14.  Lem
Proses Pembuatan Asesoris Perak
1.       


J Observasi Industri Perak 16
2.     
3.     
4.     
5.     
6.     
7.       
J Observasi Industri Perak 17
8.     
9.     
10. 
11. 
12.   






J Observasi Industri Perak 18
13.   
14. 
15. 
16. 
17. 
18. 
J Observasi Industri Perak 19
19. 
20. 
21. 
22. 
23.   







J Observasi Industri Perak 20
Keterangan Proses Produksi
1.      Pengawatan ( penggulungan seperti kawat)
2.      Pengepresan
3.      Kawat kecil pilin (dua dijadikan satu) benang perak
4.      Inten (butiran kecil)
5.      Solder
6.      Rebus dan bakar 4X
7.      Pencucian pake buah Cera
8.      Pembersihan (Jika pesanan ingin warnanya hitam)






















J Observasi Industri Perak 21
DAFTAR ISI

Caver
Daftar isi
Candi Borobudur
Industri Batik
Industri Perak






















LAPORAN HASIL OBSERVASI STUDY BANDING
 




CANDI BOROBUDUR
INDUSTRI BATIK
INDUSTRI PERAK
Tugas ini saya buat untuk memenuhi mata pelajaran produktif yang ditugaskan oleh Bapak Dwi Sulistijanto
Jurusan / Kelas           : Pemasaran / XI P-1
Disusun Oleh :
Eminayati


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 PANDEGLANG
TAHUN PELAJARAN 2015





LAPORAN HASIL OBSERVASI STUDY BANDING
 




CANDI BOROBUDUR
INDUSTRI BATIK
INDUSTRI PERAK
Tugas ini saya buat untuk memenuhi mata pelajaran produktif yang ditugaskan oleh Bapak Dwi Sulistijanto
Jurusan / Kelas           : Pemasaran / XI P-1
Disusun Oleh :
Moh.Rafi Joharudin


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 PANDEGLANG
TAHUN PELAJARAN 2015

LAPORAN HASIL OBSERVASI STUDY BANDING
 




CANDI BOROBUDUR
INDUSTRI BATIK
INDUSTRI PERAK
Tugas ini saya buat untuk memenuhi mata pelajaran produktif yang ditugaskan oleh Bapak Dwi Sulistijanto
Jurusan / Kelas           : Pemasaran / XI P-1
Disusun Oleh :
Ali Rahman


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 PANDEGLANG
TAHUN PELAJARAN 2015




LAPORAN HASIL OBSERVASI STUDY BANDING
 




CANDI BOROBUDUR
INDUSTRI BATIK
INDUSTRI PERAK
Tugas ini saya buat untuk memenuhi mata pelajaran produktif yang ditugaskan oleh Bapak Dwi Sulistijanto
Jurusan / Kelas           : Pemasaran / XI P-1
Disusun Oleh :
Yadi Ahmad Munkarim


SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 1 PANDEGLANG
TAHUN PELAJARAN 2015

No comments:

Post a Comment